IPB University menghadiri undangan Komisi Informasi Pusat Republik Indonesia (KIP RI) dalam rangka Launching Majalah BUKA dan Diskusi Keterbukaan Informasi untuk Memperkuat Demokrasi dan Good Governance, Selasa (10/9) di Jakarta.

Kepala Biro Komunikasi IPB University, Yatri Indah Kusumastuti mengatakan apresiasinya karena KIP membangun forum untuk saling belajar dan berbagi pengalaman melalui penerbitan majalah tersebut. ” majalah ini akan memberikan manfaat lebih luas lagi bila dapat disebarluaskan secara online” ujarnya.

IPB University menjadi salah satu dari tiga perguruan tinggi yang diundang KIP RI. “ IPB University sebagai Kampus Informatif, secara terus menerus meningkatkan kesadaran internal untuk menjalankan UU no 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi publik. Sebagai Kampus Informatif IPN University dinilai terpercaya sebagai penyampai pesan publik pemerintah. Saat ini IPB University terus berbenah dan melakukan berbagai inovasi pelayanan informasi publik. Beragam aplikasi penyampai informasi publik telah disiapkan sesuai dengan kwbutuhan stakeholder Yang terbaru, IPB University telah mengeluarkan IPB Mobile for Alumni. IPB University juga mempunyai ruang pelayanan inovatif berupa Student Service Centre (SSC) yang memanjakan customer utama kami yakni mahasiswa,” papar Yatri.
Dalam kesempatan itu Gede Narayana, Ketua KIP RI mengatakan Pemilu 2019 yang dinamikanya luar biasa besar dapat berlangsung baik karena setiap pihak yang terlibat berusaha menunjukkan transparasi dan akuntabilitasnya. “Pemilu 2019 menunjukkan setiap pihak berusaha melaksanakan komitmen keterbukaan informasi publik,” kata Gede.
Hadir pula sebagai narasumber diskusi tersebut diantaranya: Abhan, SH, MA, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Komarudin, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republlik Indonesia (DPR RI) dan Wahyu Setiawan, Kokisioner KPU. (ris)