Tim Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Sriwjijaya (Unsri) melakukan kunjungan dalam rangka benchmarking pelaksanaan dan penerapan PPID serta pelaksanaan tugas dan fungsi kehumasan di IPB University, Kamis (5/12). Kepala Sub Bagian Humas, Arief Alkahfi dan tujuh orang staf disambut langsung oleh Kepala Biro Komunikasi IPB University, Yatri Indah Kusumastuti beserta tim.

Selama pertemuan berlangsung, tim Humas Unsri aktif mengajukan berbagai pertanyaan yang didasari dari rasa penasaran tentang sistem kelola PPID dan Humas IPB University. “Alasan kami berkunjung ke kampus yang senior yang telah berhasil meraih berbagai prestasi khususnya di bidang keterbukaan informasi publik dan kehumasan, kami ingin belajar. Mungkin ada yang bisa kami pelajari dan tiru apa saja yang baik dari IPB University, “ ujar Arief.

Setelah sebelumnya dinobatkan sebagai satu-satunya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang masuk klaster informatif versi Komisi Informasi Pusat (KIP) tahun 2018, IPB University kembali meraih penghargaan yang sama yaitu Kampus Informatif di tahun 2019. Yatri menyampaikan penghargaan ini diperoleh berkat kerja keras seluruh tim. “Di tahun-tahun awal pemeringkatan, kami juga sempat mengalami kesulitan dalam proses persiapan dokumen dan penarikan data dari unit-unit kerja. Bersyukur, setelah berhasil meraih penghargaan dalam berbagai kompetisi dan penganugerahan, tim PPID IPB University pun semakin mendapatkan kepercayaan publik khususnya dari stakeholder internal untuk terus mendorong terwujudnya keketerbukaan informasi. Support dari unit-unit kerja internal kian hari kian kuat, “ tutur Yatri.

Lebih lanjut Yatri mengatakan, berbagai capaian yang telah diraih oleh IPB University tak lepas dari kerjasama berbagai pihak mulai dari dosen, tendik, hingga mahasiswa. Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai promosi dan sosialisasi IPB di berbagai pelosok daerah seluruh Indonesia melalui Organisasi Mahasiswa Daerah Asal (OMDA) dan Duta Institut. Dalam bidang publikasi, mahasiswa juga dilibatkan dalam penulisan rilis berbagai event, prestasi dan rubrik tentang dosen maupun inovasi civitas IPB University.

“Kami membina para mahasiswa untuk menjadi bagian dari garda terdepan yang akan menjaga nama baik IPB, hal ini terbukti dari kasus krisis yang dihadapi, IPB dapat mengatasi hal ini dengan baik berkat bantuan pemikiran dan aksi dari para mahasiswa yang berkarya lewat berbagai platform media yang menyiarkan berita-berita positif kepada publik,” tambahnya.

 

IPB juga memiliki sarana komunikasi antar unit kerja dalam bentuk grup Whatsapp Gugus Komunikasi yang sangat efektif untuk memudahkan proses komunikasi dan berbagi informasi antar unit kerja internal IPB University. Arief Alkahfi dan tim berharap kunjungan ini akan dapat memberikan banyak pelajaran berharga bagi pengelolaan PPID dan kehumasan Universitas Sriwijaya di masa yang akan datang. Setelah pertemuan ini, IPB University dan Universitas Sriwijaya akan terus mendorong terwujudnya keterbukaan informasi dan pengelolaan kehumasan badan publik khususnya di perguruan tinggi negeri (FI)

Keyword: PPID, Kehumasan, Universitas Sriwijaya, IPB University